Laporan Final Champions Real madrid Kontra Atletico Madrid

Laporan Final Champions Real madrid Kontra Atletico Madrid

Liga Champions kini sudah berakhir, partai final antara Real Madrid kontra Atletico Madrid jadi penentuan siapa yang akan menjadi pemenang dalam kejuaraan tersebut. Ternyata perjalanan menuju kemenangan menemukan banyak sekali halangan. Kali ini akan diceritakan mengenai bagaimana perjalanan kedua belah pihak yang memperjuangkan kemenangan dan trofi. Pertandingan yang berlangsung di San Siro pun berjalan dengan baik dimana para pendukung terus memberikan dukungan kepada tim kesayangannya. Bahkan kekasih salah satu pemain di atletico madrid pun sempat dicium sebagai selebrasi ketika mencetak gol ke gawang Real Madrid.

Perjalanan 2 x 45 Menit Real Madrid di Liga Champions

Bukan hanya 2 x 45 menit, pertandingan ternyata diperpanjang hingga 120 menit hingga akhienya Madrid keluar sebagai juara Liga champions melawan Atletico Madrid. Atletico menekan secara perlahan lahan kubi los blancos di asal permainan terutama di menit meni asal. Gabi dan augusto menjadi kombinasi pemain yang mampu menguasai bagian tengah lapangan. akan terapi antoine Griezmann dan Fernando Torres tetap tidak bisa menemukan celah. kesulitan ini yang membuat permainan Atletico perlahan bisa disaingi oleh madrid dengan menciptakan peluang peluang untuk menekan balik ke arah gawang atletico madrid.

 

Real menciptakan peluang pertama dengan menggunakan tendangan yang dilakukan oleh Gareth Bale. Tendangan itu kemudian menuju ke arah kotak penalti. Benzema ada di sana langsung menyambut dengan sumringah asist tersebut. tendangan kali ini ternyata bisa dilemahkan oleh Jan Oblak yang berada di sana. tendangan itu akhirnya tidak membuah gol dan pertandingan kembali dilanjutkan dengan penetrasi penetrasi yang terus menimbulkan peluang bagi kedua belah pihak. sayangnya, sepuluh menit kemudian kesialan pun menerpa kubu atletico madrid. sebuah sepakan bebas mengubah segalanya.

final champions real madrid kontra atletico madrid

Madrid menciptakan sebuah ancaman dimana umpan yang diberikan oleh Toni Koos disambut oleh Sergio Ramos. Dia kemudian menendangkan bola ke gawang Oblak. Diawal disebutkan bahwa gol tersebut gagal dan tidak sah karena terjebak off side. akan tetapi sudah diputuskan bahwa gol itu sah oleh wasit utama. dengan demikian maka Real menjadi pemimpin dalam babak pertama lalu Atletico pun mulai melakukan penyerangan dengan inisiatif yang lebih tinggi sedangkan Real mencoba untuk bertahan dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik.

 

Adu Penalti Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid

Insiden di babak ke dua pun terjadi dimana pepe melakukan pelanggrana terhadap Torres di kotak penalti. Mark Clatenburg langsung mengintruksikan tendangan bevas. sayangnya sepakan malah melenceng ke mistar gawang. Tetapi lama kelamaan atletico kembali menguasai permainan dan melakukan penyerangan bertubi tubi. banyak peluang yang didapatkan oleh atletico namun belum ada satu pun yang masuk ke gawang los blancos. sampai akhirnya  kerja keras yang dilakukan oldh rojiblancos menghasilkan sebuah kesenangan bagi atletico dengan goal yang memuaskan.

 

Madrid boleh saja melakukan pertahanan dengan tebal Carrasco melakukan tendangan dengan benar sehingga bisa melakukan perubahan dalam final tersebut. Pemain sayap itu memanfaatkan peluang umpan silang lalu menyamakan kedudukan dengan skor 1 – 1. skor itu pun bertahan hingga menit ke 90 lalu dilanjutkan dengan babak tambahan yang begitu dramatis. babak tambahan diberikan dua kali dimana para pemain pun sudah mengalami kekalahan dalam hal energi.

.

 

Empat menit kemudian, kerja keras  Rojiblancos  berbuah jua. Madrid boleh menumpuk pemain di belakang, tapi Carrasco berhasil menemukan ruang. Winger Belgia itu menyambut umpan silang Juanfran dan menyamakan kedudukan. Hasil imbang bertahan hingga waktu normal 90 menit dan laga berlanjut ke babak tambahan. kedua belah klub seperti masih kekeuh dengan keinginan mendapatkan kemenangan dan trofi. Sehingga keduanya menampilkan banyak performa maksimal seakan tak mau kalah satu sama lain. babak tambahan berakhir dan wasit utama memutuskan untuk memilih adu penalti sebagai bukti siapa yang pantas untuk menjadi juara.

 

Pada akhirnya Real Madrid lah yang keluar sebagai juara dimana gelar ini menjadi gelar yang ke 11 untuk mereka. tendangan penentuan yang dilakukan oleh Ronaldo pun menjadi penentu untuk los blancos. Ada pun susunan pemain dari klub mereka terdiri dadi Navas, pepe, ramos, Carvajal, Marcelo, Casemiro, Kroos, Modric, Bale, Ronaldo dan Benzema. semuanya bersatu untuk merebut kemenangan yang ke 11 sesuai dengan yang mereka inginkan. Zidane pun merasa bangga dengan peraihan trofi yang diberikan skuad kepada klub keseluruhan, juga kepada seluruh pendukung.